Realitas Yang Meluas dan Kembali Kepada Diri Sendiri

30 04 2008

Kemudian Dia (Allah) beristawa ke langit, sedangkan langit masih berupa asap (gas),” (Surat Fushilat ayat 11).

“Tidaklah orang-orang kafir tahu bahwasanya langit dan bumi itu dahulu keduanya bersatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya,” (Surat Al Anbiya ayat 30).

Bagaimanakan manusia memahami realitas mulai sejak menyadari simbologi-simbologi elementernya yaitu suatu titik?

Baca entri selengkapnya »