Beberapa hari yang lalu, saya membaca running text di suatu TV kalau Anak Krakatau statusnya ditingkatkan dari Waspada menjadi Siaga. Ini artinya awas ada peningkatan aktivitas gunung Anak Krakatau.

Itu tanda pertama kalau gunung mau meletus. Emang tanda umum sih. Rata-rata kalau suatu gunung api mau meletus pastilah akan muncul peningkatan gempa lokal.

Tanda kedua. Ini terbaca beberapa hari yang lalu. Tanda ini entah benar atau pun tidak sebenarnya sama dengan tanda waktu Bapaknya Anak Krakatau meletus di tahun 1883. Jadi sekitar 128 tahun yang lalu. Tanda itu adalah adanya Gajah Yang Ngamuk. Nah, ini saya ketahui dari buku KRAKATAU yang terbit di Indonesia dua tahun yang lalu. Menurut buku itu, waktu Krakatau 1883 mau meletus di Batavia ada serombongan sirkus internasional yang mau manggung. Nah, diantara aktornya terdapat Gajah Kecil yang disebut AHMAD. Gajah itu gelisah saja sampai-sampai dibawa masuk ke hotel nginapnya yaitu -kalu gak salah – Hotel Des Indes. Untung pawang gajah tak mengalami cidera fatal ketika gajah kecil bernama Ahmad itu ngamuk di dalam kamar hotel dan merusak benda yang ada didalamnya.

Sekarang pun, sekitar beberapa hari yang lalu ada gajah ngamuk. Hanya saja gajah ini Gajah di India yang mau mengadakan upacara keagamaan. Entah siapa nama Gajah tersebut yang jelas di TV kita lihat Gajah yang besar tersebut ngamuk sejadinya mempontang pantingkan pawangnya.

Bahkan penungangnyapun dijatuhkannya dan diinjak-injak sampai mati pula. Meskipun India jauh dari Jawa, tapi ini tanda juga karena binatang tertentu barangkali dapat mendeteksi suatu getaran halus yang berhubungan dengan perubahan alam yang besar. Gajah di India tersebut mungkin mendengar dan mengendusi sesuatu, entah di dekat India misalnya perubahan bawah laut di Andaman ataupun berhubungan dengan aktivitas vulkanologi Anak Krakatau dan deretan Gunung di Indonesia dewasa ini. Anak Krakatau terakhir dikabarkan Okezone.com meletupkan asap sampai 1000 m ke langit. Itu tanda kedua.

Tanda ketiga meningkatnya suhu di wilayah Jawa Barat. Suhu ini bukan sekedar suhu lingkungan biasa, tapi suhu hawa nafsu manusia di sekitar Jabar yang mulai memanas dan gampang marah. Tandanya jelas belakangan ini mulai dari Pilkada Jabar sampai kasus Ahmadiyyah dan provokasi untuk melibas Ahmadiyyah. Jadi jelas juga ada peningkatan HAWA NAFSU.

Nah kalau urusan peningkatan hawa nafsu, dulu -juga kata yang menulis buku Krakatau- ada peningkatan ketegangan ketika Krakatau meletus 1883. Bahkan setelah letusan yang menggegerkan dunia itupun ada huru hara di wilayah Banten dan sekitarnya yang melibatkan pemberontakan dari kalangan agama versus Pmerintah Kolonial Belanda.

Tiga tanda itu alamiah terjadi belakangan ini. Jadi, mungkin perlu juga kita waspada siapa tahu menjelang meningkatnya suhu politik 2009, maka meningkat pula aktivitas Anak Krakatau dan gununglainnya dan meningkat pula suhu Hawa Nafsu dan amarah manusia-manusianya yang justru akan menimbulkan malapetaka lahir dan batin.

So, waspadalah dan berhati-hatilah, sabar dan banyak berdoa sambil tetap tenang menyikapi semua perubahan yang terjadi belakangan ini. Jangan emosian, jangan gampang dikipasi dengan gosip murahan, jangan mudah dihasut dan tetap sadar kalau kita adalah makhluk beriman, yang berpikir dan mempunyai hati yang jernih. Jika tidak maka semuanya akan masuk ke dalam adzab yang mengerikan.

HATI-HATI DAN WASPADALAHHHHHHHHHHHH!!!!

atmnd114912, 30/4/2008, jam 18:00 lewat 7

5 pemikiran pada “Tanda-tanda Karakatau Mau Meletus!!! (percaya nggak percaya silahkan dibaca)

  1. Iya mas, kita ini memang perlu banyak kesabaran dengan kesadaran. Jika tidak cikalo benar ya kaya keledai yang berulang-ulang kejeblos di lubang yang sama.

  2. wah saya bengong aja kali, tapi kayanya aliran bencananya berbelok ke Myanmar sama China . Jadi, si Gajah ngamuk yang ada di India itu rupanya mendeteksi bakal adanya bencana badai di Myanmar sama gempa di China yang menelan kurban banyak sekali itu. Tapi mudahan-mudahan pada banyak berdoa supaya Indonesia tetap aman untuk berkarya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s