Persepsi dan kognisi bisa memunculkan banyak arti dan pemahaman. Menurut Profesor saya bermain persepsi bisa berbahaya. Faktanya memang begitu, seringkali kita bertengkar karena perbedaan persepsi dan kognisi. Cerita “Kenapa Ayam Menyeberang Jalan” merupakan salah satu contoh bagaimana persepsi dan kognisi orang bisa menghasilkan kesimpulan yang berbeda untuk satu hal yang sama yaitu suatu pertanyaan dengan awalan “Kenapa..”.

Kisah ini semula beredar di kalangan mistikus, gnostikus, pemikir serius, filsuf, ilmuwan, sastrawan, wartawan, jutawan, dermawan, dan para pencari kebenaran lainnya. Di zaman Internet cerita ini beredar dari milis ke milis, dan bisa membuat orang tertawa tanpa mengetahui apa sebabnya. Jika Anda tertarik untuk menambah daftar persepsi dan kognisi menurut versi Anda silahkan isi di bagian komentar tulisan ini.
Jawaban dari :

* Guru TK : supaya sampai ke ujung jalan

*PLATO : untuk mencari kebaikan yang lebih baik

*POLISI : beri saya lima menit dengan ayam itu, saya
akan tahu kenapa

*ARISTOTELES : karena merupakan sifat alami dari ayam

*KAPTEN JAMES T.KIRK : karena dia ingin pergi ke
tempat yang belum pernah ia datangi

*MARTIN LUTHER KING, JR : saya memimpikan suatu dunia
yang membebaskan semua ayam menyebrang jalan tanpa
mempertanyakan kenapa

*MACHIAVELLI : poin pentingnya adalah ayam menyebrang
jalan!siapa yang peduli kenapa!akhir dari penyebrangan
akan menentukan motivasi ayam itu

*FREUD : fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada
alasan ayam itu menunjukkan ketidaknyaman seksual
kalian yang tersembunyi

*GEORGE W.BUSH : kami tidak peduli kenapa ayam itu
mnyeberang! kami cuma ingin tau apakah ayam itu ada di
pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau
melawan kami.tidak ada pihak tengah di sini!

*DARWIN : ayam telah melalui periode waktu yang luar
biasa, telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu
dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang
jalan.

*ISAAC NEWTON : Semua ayam di bumi ini kan menyebrang
jalan secara tegak lurus dalam garis lurus yang tidak
terbatas dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika
ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang
dari arah berlawanan.
*EINSTEIN : Apakah ayam itu menyebrang jalan atau jalan
yang bergerak dibawah ayam itu, itu semua tergantung
pada sudut pandang kita sendiri

 

*STEPHEN HAWKING : Ayam itu barangkali mengira di seberang jalan ada Black Hole yang bisa tembus ke dunia lain.

*NELSON MANDELA : Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai
kenapa menyebrang jalan! dia adalah panutan yang akan
saya bela sampai mati

* THABO MBEKI : kita harus mencari tau apakah memang
benar ada kolerasi antara ayam dan jalan

*MUGABE : Setelah sekian lama jalan dikuasai petani
kulit putih, ayam miskin yang tertindas telah menanti
terlalu lama agar jalan itu diberikan kepadanya dan
sekarang dia menyebranginya dengan dorongan ayam2
veteran perang. Kami bertekad mengambil alih jalan
tersebut dan memberikannya pada ayam, sehingga dia
bisa menyebranginya tanpa ketakutan yang diberikan
oleh pemerintahan inggris yang berjanji akan
mereformasi jalan itu. Kami tidak akan berhenti sampai
ayam yang tidak punya jalan itu punya jalan untuk
diseberangi dan punya kemerdekaan untuk
menyeberanginya!

*SOEKARNO : Ia sedang mencari identitas kebangsaannya!

*SOEHARTO : Pasti ia anggota organisasi tanpa bentuk!

*HABIBIE : Mestinya ia menyeberang dengan perangkat high-tech
*SUTIYOSO : itu ayam pasti ingin naik busway

*PROGRAMMER J2EE : Tidak semua ayam dapat menyebrang
jalan, maka dari itu perlu adanya interface untuk ayam
yaitu nyebrangable, ayam2 yg ingin atau bisa
menyebrang d haruskan untuk mengimplementasikan
interface nyebrangable, jadi d sini sudah jelas
terlihat bahwa antara ayam dengan jalan sudah loosely
coupled.

*HARMOKO: Berdasarkan petunjuk Presiden

* BENNY MOERDANI: Selidiki! Apakah ada unsur
subversif?

* GUS DUR: Gitu Aja Kok Repot?

* MEGAWATI SOEKARNO PUTRI : Ayamnya. Pasti Wong Cilik.
Dia Jalan Kaki toh.

* ABURIZAL BAKRIE : Pasti Ayam Ngungsi Dari Lapindo

*ATMOON : Karena ayam juga punya nyawa, ia nyari selamat
dari uberan tukang sate ayam.

*MALING SIA:*dengan logat malay kampungan*”Saye tak peduli
kenape itu ayam menyeberang jalan.Asal terlihat cakap,akan saye tiru
sikit-sikitlah, lalu saye klaim sebagai budaye kami.Kalau perlu saye
daftarkan patennye atas nama budaye saye.”

*TECHNOAYAM :”sorry gw ayam digital,udah pake servo dan gyro di buntut
jadi bukan sembarang ayam”

*TIM PEMBURU HANTU : Pasti ayam itu ayam yang kabur karena takut dijadikan sajen pemanggilan Suster Ngesot.

*HIDUNG BELANG : “Ayam dari mana? Ayam Kampung apa ayam kampus?”

*DUKUN ILMU HITAM : “Ayam kampung berbulu hitam atau putih?”

*AYAM KAMPUS : “Aku menyeberang karena lari dari kejaran polisi susila tau!”

*MBOK BEREK : “Supaya rasanya lebih renyah”.

*SBY : “hmm ia kurang pengertian dengan kebijakan saya”

*JUSUF KALLA : ia takut diperdagangkan

*MENTERI KESEHATAN : Pasti mengidap flu burung

 

silahkan dilanjut menurut persepsi Anda di kolom komentar…

4 pemikiran pada “Persepsi dan Kognisi : Kenapa Ayam Menyeberang Jalan?

  1. Ya gimana ayamnya aja atuh jangan nanya ke orang tapi nanya ke ayamnya.klo mo ngajak nanyain, nanya aja ndiri!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s