Kesebelasan OI terancam pinalti. Suatu tendangan menggeledek siap diluncurkan oleh kesebelasan OTB.

Wilder pemain sewaan dari Belanda pun melakukan tendangan telak, jederrrrrrrrrrrrrrrr!!!!!!

Meluncurlah tendangan FITNA ala Wilder, pemain yang disewa khusus dari Belanda itu.

Namun dengan tangkas kiper OI menangkap bola panas tendangan FITNA itu. Lalu dengan segera dilucurkanlah tendangan balasan langsung ke tengah lapangan bola.

Pemain kesebelasan OI pun langsung melancarkan serangan balik. Bola tendangan kiper OI melayang di udara, membuat lengkungan indah bagai nada tembang AYAT-AYAT CINTA.

Bola pun menggelinding manis. Kali ini meluncur berpusing dan mlintir menuju gawang OTB, lawan OI yang paling tangguh. Tendangan keras ditembakkan dari 3/4 lapangan oleh salah satu pemain OI dan meluncur langsung ke gawang OTB dengan ayat-ayat FITNA dan

GOLLLLLLLLLLLLLLLLLLL.
Satu NOL untuk kesebelasan OI.

Permainan bola dimulai lagi. Kali ini dengan cepat si gajah berbelalai panjang yang kecil tapi licin bagai belut dari kesebelasan OTB memainkan bola dengan gaya meliak-liuk bagai ular cobra India. Ini jurus ampuh si gajah kecil yang sulit dicegah oleh kelompok OI, jurus itu disebut gerakkan gemulai Ahmadiyyah yang mematikan.

Dengan tergopoh-gopoh bek OI langsung meluncur kebelakang, dan bola terganjal kaki, si gajah terjengkang di jegal. Ia mengaduh-aduh kesakitan dan ngamuk sambil nangis sesenggukan, belalainya terinjak-injak. Namanya gajah kecil kelakuannya persis anak kecil, ia merengek-rengek dikaki wasit dengan berseru “Atiit…” (maksudnya sakiit). Keributan terjadi diantara pemain karena bola mendadak gembos dan terjadi tendang-tendangan kaki. Wasit segera merelai dan mengganti bola. Tendangan bebas untuk OI.

Dengan sekuat tenaga bek OI menembakkan kembali bola ke tengah lapangan.

Kali ini bola jatuh di sudut lapangan. Dan celaka dua belas, disana ada sesosok misterius yang sanggup melumat seluruh pertahanan OI.

Dia adalah penyerang paling tangguh kelompok OTB yaitu si BBM dan Gas. Dengan sekali pukul

BBM menembakkan bolanya. Namun, bola keluar saudara-saudara. Keluar lapangan karena disundul oleh kelompok anti BBM yang sudah bersiaga menghadapi serangan bergelora dari BBM.

Namun sundulannya terlalu keras atau kepala anti BBM terlalu benjol sehingga bola keluar lapangan permainan dan jatuh ke penonton yang sudah bete melihat lagak dan gaya anti BBM yang centil.

Kesempatan emas itu tak disisa-siakan, Blue Energy salah satu pemain andalan OTB lainnya melempar ke tengah lapangan. Lemparannya langsung ke depan gawang OI, Blue Energy langsung mengejar lemparannya sendiri, pergumulan keras terjadi. Namun sayang, Blue Energy terpleset lumpur Lapindo dan terjatuh saudara-saudara.

Bola menggelinding liar. Tiba-tiba pemain depan OI, FPI langsung merangsek menembakkan bola ke tengah lapangan dengan sekeras-kerasnya tanpa melihat kemana arah bola akan meluncur.

Duerrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr. Bola lurus bagai palang pintu meluncur deras……

Dan….Yah…..saudara-saudara. Sayang sekali bola mengenai kelapa AKKBB dengan keras. Pemain yang baru masuk lapangan yang nampaknya sedang asyik memutar-mutar tubuhnya di tengah lapangan memperkenalkan diri pada para penonton itu langsung terjengkang. Tembakan keras FPI ini langsung mengenai kepala AKKBB yang keras dan benturan hebat itu membuatnya klenger dan semaput.

Bola melenting balik dengan cepat. Dan…tak ada yang menduga, barisan belakang kesebelasan OI lowong, Korban Lapindo yang menjadi bagian tengah OI melongo saja. Bola tak terjangkau. Bola pun dengan tenang menggelinding masuk ke gawang OI.

GOLLLLLLLLLLLLLLLL…. Gol semi bunuh diri oleh FPI yang mengejutkan saudara-saudara!!!

Pemain OTB berjingkrak girang mirip kartun logo rumah makan Mbah Jingkrak yang menyediakan makanan khas Jawa. Merekapun jogedan di lapangan sambil berteriak riuh rendah. Sementara suara gaduh terjadi ditengah lapangan, para wasit dan petugas P3K mengerumuni AKKBB yang pingsan dan hidungnya berdarah-darah.

Kedudukan kini imbang 1-1 antara kesebelasan OI dan OTB (Ormas Islam versus Organisasi Tanpa Bentuk).

Beberapa jenak kemudian, peluit istirahat panjang berbunyi. Untuk sementara pertandingan diistirahatkan dulu.

Penonton mulai bersorak sorai kepanasan dengan kedudukan imbang 1 – 1. Para pelatih kesebelasan OI marah-marah. Kesebelasan OI memang pelatihnya lebih dari satu, makanya mereka seringkali ribut melulu. Tidak kompak…tidak kompak..kata mereka.

Teriakan-teriakan tak puas mulai meluncur dari para penonton. FPI dan AKKBB yang melakukan gol bunuh diri di kecam penonton. Suasana mulai memanas saudara-saudara. Pelatih FPI dan AKKBB saling kecam dan saling mengancam. Keduanya nampak seperti pemain lenong bocah yang memperebutkan peran diatas panggung Sepakbolaria Indonesia ini. Suasana memanas saudara-saudara….sebagian penonton pendukung sudah saling lempar batu sembunyi tangan. Petugas keamanan pun mulai repot dibuatnya oleh pendukung dua pemain didalam satu kesebelasan yang nampaknya seperti anak-anak cari perhatian ini.

Kita masih mempunyai beberapa jenak untuk minta komentar narasumber kami Mbah Bojongkenyot, pemerhati Spekabolaria Indonesia yang tersohor.

Komentator: Bagaimana menurut Mbah pertandingan ini?

Mbah Bojongkenyot : Lumayan mulai seru, tapi ya itulahh. Salah satu kesebelasan masih didominasi kelakuan anak-anak yang maunya menang sendiri. Para Pelatih di tim OI yang sangat banyak nampaknya perlu dikompakkan dulu untuk memenangkan pra-piala Sepakbolaria Indonesia 2009 nanti.

Komentator : Dengan kedudukan imbang 1 -1 ini, bagaimana pesan mbah bagi kedua kesebelasan.

Mbah Bojongkenyot: Yah, gimana, yah, kalau memang mau sukses masuk ke final Sepakbolaria Indonesia 2009, coba cari PEMIMPIN YANG LEBIH DEWASA SIKAP, PANDANGAN DAN TINDAKANNYA….

Komentator: Maksud loe……eh maksud mbah???!!!

Mbah Bojongkenyot : Ya milih kesebelasan yang top lah pemimpinnnya jangan asal terkenal aja, apalagi asal terlihat selebritis semata….Udah ya saya mau pamit dulu ahhh, rasanya bete ngeliat pertandingan yang kurang greget. Ehh..jangan lupa yah iklan sms saya ditayangin, kan saya barter dengan iklan sms saya jadi narasumber. Jangan lupa REG BOJONGKENYOT <keluhan anda> kirim ke nomer 666.

Komentator : Eh..oh..ok Mbah. Saudara-suadara waktu mulai bergulir. Sebelum pertandingan babak kedua dimulai, kali ini kita istirahat dulu, dan saksikan tayangan yang satu ini.

(Suara iklan rokok, kondom, minyak wangi, permen, pembalut wanita, kondom lain merek, obat kuat, jamu, iklan layanan masyarakat, sabun mandi, dan sms mbah bojongkenyot pun bersahut-sahutan mengisi waktu istirahat melumatkan suara penonton yang mulai riuh rendah di acara siaran langsung sepakbola akbar menyongsong pemilu 2009)

revised

 

2 pemikiran pada “Sepakbolaria Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s