Bismillahir al-Rahmaan al-Rahiim

 

 

Setelah puas menggempur Hamas di Jalur Gaza, Israel mendadak menghentikan sendiri serangannya. Dunia pun bernafas sedikit lega. Namun, jumlah kurbannya tidak sedikit.

 

Dalam 22 hari perang di akhir zaman siklus tahun Masehi dan Hijriah itu 1200 korban jatuh di pihak Hamas, dan 13 orang di pihak Israel. Total jenderal 1213 korban. (sumber koran Tempo 20/1/2009)

 

Berakhirnya serangan Israel , dibarengi dengan dentuman besar. Kali ini bukan di Israel , tapi di kampung sendiri – Jakarta, tepatnya di Tanjung Priok. Depot minyak Pertamina nomor 22 tiba-tiba meleduk dengan dahsyat dan menewaskan 1 orang Satpam, yang entah bagaimana ceritanya ada di dekat situ, maka gosonglah ia menjadi arang.

 

Total jendral korban di Jalur Gaza dan 1 korban di Jakarta menjadi 1214 orang. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun….Iseng-iseng betul saya bagi 1214 dengan cara yang sama dengan jumlah huruf  Hebrew 22 huruf. Hasilnya,

 

12+14=26

 

Jumlah 26 sama dengan alfabet hari ini dari A sampai Z. Kalau di lafazkan dengan huruf Ibrani/Arab munculnya Y(10)H(5)W(6)H(5). Kalau kita jumlahkan dengan bilangan bayangannya didapat bilangan palindromik, 88 (26+62).

 

Entah apa kesalahan umat manusia, pura-pura tak tahu atau sudah tahu, yang jelas bilangan 26 adalah bilangan sakral yang berhubungan dengan alfabet sedangkan 88 adalah simbologi dari Yin-Yang, perubahan besar akibat 2 sebab, pertama manusia dan pengetahuannya kedua alam, dan juga simbol hukuman bagi yang telah melampaui batas takaran (makanya kenapa anti teror disebut Den 88). Jumlahkan keduanya didapat

 

26+88=114

 

Sekarang malah saya jadi teringat surat ke-114 al-Qur’an, surat yang menjelaskan penyakit jiwa akut yang hinggap di semua hati dan pikiran manusia (meskipun sekiranya dia bisa berbahasa Arab dan katam Qur’an) ketika mulai bisa merasa berilmu pengetahuan yaitu was-washilkhonnas.

 

Baik takaran kemanusiaan maupun takaran menurut versi alam, versi Mother Earth, tahun 1430 H, 2009 M adalah akhir siklus zaman dari dua macam kalender yaitu Masehi dan Hijriah. Entah dosa apa bagi yang menetapkan kedua kalender ini, yang jelas nampaknya ada yang menagih janji, seperti janji yang pernah dulu dilontarkan tokoh Sabdo Palon atau Sabda Alam? Setelah semua utang dilunasi, hutang nyawa bayar nyawa, bla..bla..bla……dalam serat Jaya Baya (serat 1312). Waduh jangan-jangan ini masalah pe-ngipri-an (syirik) pikir saya…..geli dan tentu saja oosraammmm…..

 

Gerhana Cincin dan Keyakinan Ngipri YHWH

 

Menurut  agenda NASA, selama tahun 2009 bakal terjadi dua kali gerhana matahari yaitu pada 26 – 1 – 2009, dan 22 – 7 – 2009. Rupanya tanggal dan bulan ini sangat menentukan bagi masyarakat Israil, mereka perlu memberikan persembahan kepada YHWH nya dengan darah umat manusia ! Perhatikan tanggal kedua momen penting yang terjadi di awal kurun Masehi dan Hijriah 2009 diatas,  26 dan 22, jumlahnya 48 , dengan menggunakan satuan 60 sebagai SIN, dan 40=Mim, 8=Ha, maka jelaslah perang di jalur Gaza dengan korban HaMimSin alias Hamas adalah Perang Persembahan Bani Asrail bagi YHWH dengan menggunakan penduduk GAZA sebagai TUMBAL YHWH!

 

Rasionalisasi dari peperangan di jalur GAZA sebenarnya bersinggungan dengan titik kesalahan yang terjadi dari akumulasi kesalahan six sigma sistem desimal (341/10^8, lihat tulisan saya yang lalu). Ini semacam titik optimum dimana dimungkinkan kesalahan manusia (dan boleh jadi seluruh alat buatan manusia melampaui margin of safety-nya karena cacat inheren akan terjadi tepat saat gerhana matahari nanti) karena gejolak nafsunya tidak dapat dibendung lagi. Sama halnya dengan posisi kuldesak, dimana manusia menjadi mata gelap. Hanya saja, pilihan berapa lama perang berlangsung dan berapa banyak korban yang harus jatuh nampaknya berkaitan dengan suatu paham yang diyakini oleh sistem 22 huruf Hebrew dan konsep YHWH (26) sebagai nama Tuhan bani Israil yang tak bisa disebutkan namanya. Namun, dalam sistem mistik qabalis hal ini menunjukkan upaya jalan keluar dari keterdesakan, terutama dikaitkan dengan sistem kalender yang mereka buat sendiri sebagai Mind Control Device pengendali pikiran dan peradaban umat manusia. Dan dipaksa harus terjadi supaya bisa mempertahankan kebenaran semu, karena sejatinya suatu rekayasa, suatu peristiwa buatan yang direncanakan harus terjadi untuk menetapkan kebenaran ramalan semu catur kehidupan versi Yahudi. Untuk mengetes teknik mistik qabalis sebenarnya gampang, silahkan coba uraikan saja dengan teknik Memory Squares dengan Microsoft Exceel, gerakkan dalam arah dan langkah seperti kita bermain catur, dengan plus , minus, kali, bagi, power. (Misalnya gunakan kalimat ini sebagai dasar “Indonesia dikelilingi oleh 129 gunung api yang melingkar sepanjang 7000 km dan dibatasi oleh 2 plat dan 3 plat tektonik, dengan patahan Mentawai sepanjang 700 km dengan potensi maksimal gempa berskala 9; mulai dengan mempartisikan bilangan 77 dan membuang semua dimensionalnya”)

 

Gerhana 26 Januari akan melalui daratan Indonesia berupa gerhana matahari annulus atau biasa dikenal sebagai gerhana matahari cincin. Saat itu sekitar 92 persen permukaan matahari tertutup bayangan bulan. Secara umum, gerhana matahari annulus 2009 akan terjadi sepanjang 14500 km dengan lebar jalur bayang-bayang bulan yang menutupi sinar matahari selebar 280 km. Area ini melewati 0,9 persen luas seluruh permukaan Bumi dengan lama gerhana 3 jam (3×60)  46 menit. Badan ruang angkasa Amerika Serikat, NASA menjelaskan gerhana matahari pekan depan merupakan seri SAROS 131 yang ke-50. Menurut astronom, gerhana ini menjadi istimewa karena hanya melewati satu permukaan daratan saja yaitu Indonesia sebagai rahiim segala pengetahuan tentang kehidupan di Bumi.

 

Kutukan Calon Arang, Manipulasi Carbon Dating C12, C14

 

12 14 adalah simbol bilangan yang berhubungan dengan Carbon Dating. Satu teknik menaksir umur benda kuno dengan perbandingan Carbon 14 dan 12 yang sekarang ini banyak dipertanyakan kesahihannya karena mengandung error rate perhitungan yang besar (search di google carbon dating error). Bahkan dalam banyak hal, C-14 dating nampaknya tidak cocok diterapkan untuk menghitung umur satu benda yang diam dan mati misalnya batu-batu candi , berhala, dan benda mati lainnya. Batu tidak dipengaruhi sifat-sifat logaritmis. Yang dipengaruhi sifat logaritmis adalah makhluk bernyawa karena efek interaksi antar benda (gravitasi) dan siklus berulang. Akibatnya terdapat jurang dalam dalam hitungan sejarah dalam kurun 5730 tahun dengan satu kemungkinan adanya manipulasi sejarah yang membentang dalam kurun tahun 1400 Masehi sampai 522 – 621 Sebelum Masehi dalam range 1653 SM sampai 2008 M. Dengan kata lain, C-14 memungkinkan manipulasi sejarah sebagai sejarah Mimpi Babilonia, alias mimpi 1001 Malam, mimpi menjadi manusia sempurna bagaikan Superman, Spiderman, dll. Ide kesempurnaan Babylonia tersirat dari tinggalan matematika peradaban Babylonia Kuno yang menyiratkan bisakah segi empat menjadi lingkaran sempurna, dapatkah mengambil isi telor tanpa merusak cangkangnya (versi telur Columbus)?

 

Mimpi manusia sempurna memang boleh saja, tapi mestinya jangan lupa kalau kesempurnan manusia itu tergantung satu hal, yaitu masih perlu DUBUR supaya bisa buang ampas. Jadi, begitulah impian Bani Yehuda, Bani Asrail, Bani Dajjal, Bani Ablasa, Bani Asfalaa Safiliin, dan bani-bani egosentrik lainnya yang merasa sempurna lantas membantai manusia lainnya seenak-udelnya sendiri seperti membantai domba-domba, mereka lupa tak mau becermin pada cermin benggala, betapa buruk kelakuannya. Mungkin itulah ide dasar Dracula, Vampire, Were Wolf, Dedemit, Kolong Wewe, Dewata Cengkar, de el es be sebagai gambaran  buruk perilaku manusia yang tak mau bercermin pada kelakukan sendiri. Naudzu billah mindzalik, moga-moga kita tak dihinggapi penyakit dracula seperti itu….

 

Turunkan tarif transportasi dan sembako!!! …..jangan berperilaku seperti kaum Yehuda atau Bani Asrail…, kalau BBM naik maunya cepat naik, eh BBM turun tak mau turun turun jua….. cape deechhh….

 

Siapa yang buang angin, akan membaui sendiri kentutnya, zero sum absurdum….

 

Catatan :

 

Istilah “Yehuda atau Yahudi”  atau Asrail (A’SRAL) sebagai suatu kaum atau bani, sebenarnya tidak merujuk pada satu suku tertentu di Arabia saja seperti banyak dipahami orang selama ini. Yehudaisme dan Asrailisme adalah deskripsi tentang mimpi kuno manusia untuk bisa menjadi Manusia Sempurna (di Indonesia disebut sebagai Manunggaling Kawulo Gusti). Secara numerik sebenarnya Yehudaisme muncul dari karakterisasi bilangan sempurna yaitu 496 dan geometri lingkaran sempurna dengan satu garis yaitu jarum jam (361), pisahkan 496 di dijit 2, 4+96=100 è Konsep kalender satu abad. Namun, seringkali kesempurnaan melahirkan egosentrisme komunal yang justru sangat merusak sehingga muncul perilaku menyimpang yang melampaui batas, perilaku yang hanya bisa diungkapkan sebagai perilaku kelompok yang tidak mau bercermin melihat perilaku sendiri karena saking mengerikannya. Mereka diungkapkan dengan beberapa istilah di kitab-kitab wahyu maupun kitab kebijakan, misalnya mereka bisu, buta, dan tuli, terputus dari Rahmat Allah, buta matahatinya (dajjal), mau menang sendiri, asfalaa safiiliin, tidak bertanggung jawab, munafik, tukang fitnah, pendendam, pandai membual dan mendongeng, disinformasi, menghalalkan segala cara untuk mendapat kekayaan dengan semboyan “duit tidak berbau”, syirik, suka mengadu domba, dan perilaku buruk dan jahat manusia lainnya. Dengan kata lain, Yehudaisme atau Israiliyah mirip dengan penyakit atau virus yang menggerogoti jiwa manusia ketika peradabannya mulai berkembang.  Yudaisme sebagai suatu paham yang melahirkan agama-agama samawi sebenarnya baru lahir sekitar abad 14-15 Masehi dari suatu konflik kepentingan di Mediterania yang berkaitan dengan dunia timur (Timurnya dimana silahkan tebak sendiri), serta erat kaitannya dengan penggunaan dan manipulasi sistem desimal, terutama sistem kalender dan penentuan waktu, karena dengan kalender basis desimal lah pikiran umat manusia dan nafsunya  sebenarnya dikendalikan (konsep manajemen waktu) dan karakter manusia dapat dibentuk melalui suatu program eugenetika. Desimal adalah instrumen pengendalian perilaku dan demikian juga kalender.

 

 

Untuk tidak terpengaruh pada efek negatif desimal, coba pikirkan lebih mendalam, kenapa 2+2=4 dan 96+4=100?

2 pemikiran pada “WADAL MIMPI BABILONIA

  1. 12+14=26.Jumlah 26 sama dengan alfabet hari ini dari A sampai Z. Akhir Zaman, Awal Akhir, Amir Zubir 69, 69 Dia yang awal dan yang akhir. Zubir Amir, Zubir Pemimpin.
    26+88=114. Sekarang malah saya jadi teringat surat ke-114 al-Qur’an. Qul a’uudZUBIRabbin naas.
    Pemimpin Akhir Zaman telah datang mas. Namun yang menunggu tetap menunggu dengan pengetahuan2 mereka. Maka tunggulah olehmu sekalian, karena aku pun menunggu serta dengan kamu. Fantazhiruu… innii ma’akum muntazhiriin.
    Bangunlah wahai orang2 yang berkemul dengan ilmu, amal dan ibadah. jangan terlalu dibuai mimpi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s