Itu judul makalah yang didampaikan Dr. Ismail Fahmi, boss Awesometric dan Media Kernels yang baru-baru ini menggelar diskusi yang menarik mengenai Internet, Sosial Media, dan Masa Depan Demokrasi. Beliau yang kondang dalam urusan perpustakaan digital ini memaparkan suatu temuan menarik bagaimana internet dan sosial media sebenarnya mempengaruhi jalannya demokrasi. Bukan saja di Indonesia yang tanggal 4 Novenber kemarin menggelar demo raksasa, tapi juga pemilihan presiden AS yang akhirnya memenangkan Donald Trump jadi presiden AS yang ke-45. Fenomena medsos dan demokrasi sebenarnya telah menggema sejak Arab Spring beberapa tahun yang lalu di Lybia dan Mesir. Dan kini mulai marak di Indonesia khusunya ketika muncul sosok kontroversial Ahok yang berhadapan dengan Umat Islam yang akhirnya melahirkan demo dengan peserta sekitar 2,3 juta orang dari berbagai sudut Indonesia untuk menuntut keadilan dan hukum agar ditegakkan bagi siapa saja, khususnya bagi Ahok, gubernur tiban DKI, yang dituduh menistakan agama Islam.

Untuk lebih jelasnya, silahkan nikmati presentasinya di Slideshare :

Ayat-ayat Tabayun dan pentingnya waspada pada kabar bohong semakin mempertegas gagasan Ismail Fahmi untuk menyoroti penggunaan media sosial dan internet dewasa ini yang memunculkan polarisasi dimana-mana, di dunia maya, dan akhirnya di dunia nyata.

tabayun-al-hujurat-6

tabayun-an-nur-15

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s