Internet, Media Sosial Dan Masa Depan Demokrasi (di Indonesia)

Itu judul makalah yang didampaikan Dr. Ismail Fahmi, boss Awesometric dan Media Kernels yang baru-baru ini menggelar diskusi yang menarik mengenai Internet, Sosial Media, dan Masa Depan Demokrasi. Beliau yang kondang dalam urusan perpustakaan digital ini memaparkan suatu temuan menarik bagaimana internet dan sosial media sebenarnya mempengaruhi jalannya demokrasi. Bukan saja di Indonesia yang tanggal 4 Novenber kemarin menggelar demo raksasa, tapi juga pemilihan presiden AS yang akhirnya memenangkan Donald Trump jadi presiden AS yang ke-45. Fenomena medsos dan demokrasi sebenarnya telah menggema sejak Arab Spring beberapa tahun yang lalu di Lybia dan Mesir. Dan kini mulai marak di Indonesia khusunya ketika muncul sosok kontroversial Ahok yang berhadapan dengan Umat Islam yang akhirnya melahirkan demo dengan peserta sekitar 2,3 juta orang dari berbagai sudut Indonesia untuk menuntut keadilan dan hukum agar ditegakkan bagi siapa saja, khususnya bagi Ahok, gubernur tiban DKI, yang dituduh menistakan agama Islam.

Untuk lebih jelasnya, silahkan nikmati presentasinya di Slideshare :

Ayat-ayat Tabayun dan pentingnya waspada pada kabar bohong semakin mempertegas gagasan Ismail Fahmi untuk menyoroti penggunaan media sosial dan internet dewasa ini yang memunculkan polarisasi dimana-mana, di dunia maya, dan akhirnya di dunia nyata.

tabayun-al-hujurat-6

tabayun-an-nur-15

Iklan

Perang Asimetri Dibalik Kampanye LGBT dan Isu HAM

Presiden Rusia Putin tiba-tiba menggebah dunia dengan isu Perang Asimetris kepada kelompok yang mengkampanyekan LGBT di negeranya. Putin saat ini mengesahkan UU anti Gay untuk mencegah ancaman perang asimetris yang menggunakan isu LGBT dan HAM sebagai senjata. Singapura , negeri tetangga yang makmur itu, bahkan sudah mensahkan UU anti gay. Pengadilan tertinggi Singapura, Rabu (29/10/2014), memutuskan undang-undang yang mengkriminalkan hubungan seksual antar-pria, sejalan dengan konstitusi negeri tersebut. Apa itu perang asimetris?

Baca selengkapnya

Sejarah myQuran.com & MyQers

The Story Of MyQuran.Com & MyQers

Ini kisah tentang myquran.com yang ditulis untuk memenuhi rasa ingin tahu myQer tentang sejarah myquran.com yang sempet terlontar di obrolan tanggal 10 September kemarin pas acara penggalangan dana. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat dan memenuhi rasa ingin tahu myQer lainnya. Baca selengkapnya

WordPress Themes Kemerdekaan RI

Belakangan ini saya lagi getol mengoprek-oprek Themes WP. Pasalnya, saya pingin punya theme yang bernuansa Indonesia. Maklum saja, ini mungkin pengaruh bulan AGUSTUS. Ini memang bulan Indonesia merdeka 63 tahun lalu. Jadi, sambil berselancar mencari beberapa informasi saya iseng-iseng mencari juga themes WP yang bernuansa hari kemerdekaan itu.

Merdeka Themes
Merdeka Themes

Ternyata memang belum ada  Themes yang seperti itu. Kalaupun ada hanya themes yang warna layout merah dan putih saja hingga tampilannya nampak berwarna warni bendera merah putih.

Karena tak kunjung dapat, akhirnya salah malah memutuskan buat aja atau modifikasi dari themes WordPress yang sudah ada.

Seminggu terakhir saya akhirnya baca-baca lagi tutorial membuat Themes. Sudah lama juga sih ingin buat themes sendiri, tapi apa daya ternyata tak ada waktu yang cukup dan alasan kuat untuk mengoprek-oprek themes WP. Nah, Agustus rupanya semangat 45 mampir ke saya jadinya ada gejolak yang semakin nyata untuk membat themes WP dengan nuansa hari kemerdekaan. Hasilnya bisa di download di :

Download  di : http://indonesia.syafana.com/index.htm

Ada 3 themes yang sudah jadi dari pengalaman mengoprek-oprek themes yang ada maupun akhirnya muncul konfigurasi yang cocok, tentu dengan warna merah putih dan beberapa foto zaman dulu.

Bagi yang ingin melihat penampilannya setelah jadi baju blog, silahkan komentari di blog Indonesia WP Themes dengan cara mengklik link di kotak bagian tengah , yang ada tulisan “Merdeka itu apa?”.

Tq

“Content is The King & Packaging is The Queen”

Ungkapan khas tersebut masih berlaku sampai hari ini. Bahkan mungkin ungkapan abadi yang tetap akan relevan sepanjang zaman karena menyangkut suatu aspek penting dari cara kita berkomunikasi yaitu “isi” dari suatu pesan dan “kemasan”-nya. Dikemas dengan cara apapun, baik kemasan dijital dengan aplikasi Content Management maupun kemasan e-book, kertas, plastik, atau pembungkus bernilai seni lainnya, isi sebenarnya substansi dari semua kemasan itu. Kecuali yang gila kemasan, maka isi beserta manfaatnya tidak menjadi penting karena tujuannya mungkin hanya sekedar mengoleksi kemasan untuk dipamerkan, tidak untuk dimanfaatkan sebagai mana mestinya. Tapi sekarang, mungkin kita perlu perhatikan kalau “The King” butuh “The Queen”. Baca selengkapnya

Kok Virusan..?#@CGh78*

Belakangan ini, sekitar dua mingguan sudah, PC dikantorku lagi kisruh. Rupanya leletnya jaringan kantorku itu berhubungan dengan ngendonnya puluhan virus di komputerku yang lokasinya di pojok.

Bah, gilee benar rupanya ada yang nyusup dan nempatin kuda troya di komputerku.

Baca selengkapnya